Ace Attorney : Dual Destinies Review

Phoenix-Wright-Ace-Attorney-Dual-Destinies-logo

“OBJECTION!!!” adalah kata ciri khas dalam game ini.Bagi pemilik Nintendo DS,seharusnya kenal dengan game ini karena merupakan game andalan Nintendo DS. Bagi yang belum mengenal game ini,game ini adalah mengenai tentang kasus pengadilan yang dimana kita menjadi lawyer  dari defendant. Di tahun 2013,muncul sekuel dari game terakhirnya yang dulu berada di Nintendo DS yaitu Ace Attorney : Apollo Justice,yaitu Ace Attorney : Phoenix Wright Dual Destinies. Game ini mengisahkan beberapa tahun setelah kejadian Ace Attorney : Apollo Justice. oke,karena ini sebuah review dari saya maka saya akan langsung mereview game ini dari beberapa aspek

GRAFIS

Dengan hadirnya Ace Attorney : Phoenix wright Dual Destinies di Nintendo 3DS,maka tentunya ada peningkatan grafis yang cukup signifikan dibandingkan game-game sebelumnya. Dual Destinies sudah menggunakan animasi secara 3D,baik karakternya maupun lingkungannya. Hal yang menarik juga adalah ketika sedang menyelediki TKP,kita dapat merubah aspek penglihatannya,sehingga kita dapat melihat dari beberapa arah yang berbeda. Dual Destinies juga mempunyai Anime Cut Scene yang dapat membuat fans serontak bahagia dan memberikan rasa senang tersendiri bagi para fansnya

Animasi 3D membawa suasana baru pada Ace Attorney Series

Animasi 3D membawa suasana baru pada Ace Attorney Series

Story

Dual Destinies mengusung tema cerita “The Dark Age of The Law” dan tema tersebut benar-benar terasa pada saat mengikuti cerita ini,bukan sekedar cerita biasa namun ada makna yang dapat diambil dari cerita Dual Destinies ini,yaitu “The End Never Justifies The Means”. Untuk gaya humor sendiri masih melekat ciri khas humoris masing masing karakter. Untuk kasusnya sendiri,2 kasus diawal terbilang kurang asyik karena sudah diberitahu dari awal siapa pembunuhnya (pas dibagian opening Turnabout-nya) namun kasus selanjutnya untungnya tidak menunjukan petunjuk atau memberitahu langsung siapa pelakunya. intinya,cerita di Dual Destinies dikemas dengan sangat baik oleh Capcom. Dua hal yang menarik bagi saya adalah Dialogue Prosecutor Simon Blackquill yang banyak menggunakan frase khas filosofi ala Samurai yang terkadang membuat saya bingung namun membuat tegang jika melihat Simon mulai berkomentar dan juga twist cerita yang terkadang membuat bingung dan kaget.

Sound

Karena game ini diterbitkan untuk 3DS,maka teknologi suara yang dapat dihasilkan pasti dapat jauh lebih berkembang dibanding sebelumnya. Yang dahulunya kita mendengar hampir seluruh game Ace Attorney banyak menggunakan suara seperti game mario yang 8-bit (agak lupa 8 atau 16-bit,pokoknya tetotetot deh) sekarang sudah hampir seluruhnya menggunakan suara dengan teknologi maju,suara jauh lebih bagus seperti layaknya memainkan game-game jaman sekarang. Berikut ini saya berikan contoh Ost dari gamenya

Gameplay

Gameplay tidak jauh berbeda dengan seri Ace Attorney sebelumnya dimana kita melakukan investigasi,lalu Cross Examination dari testimoni saksi, dan tersangka (atau client kita),mempersembahkan barang bukti dan membuka kebenaran dibalik kebohongan . Nah,fitur baru di game ini adalah Mood Matrix. Mood Matrix ini adalah kemampuan dari Athena Cyckes. Cara Kerjanya adalah dengan membaca emosi dibalik suara karakter yang sedang diajak bicara (seperti yang terlihat di trailer diatas,ada penjelasan mengenai kemampuan Athena disitu). Kemudian seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa Menyelediki TKP sekarang bisa dari beberapa arah,tidak hanya dari satu arah.

Xaybu’s note

Ada beberapa hal yang saya noted dalam game ini,yaitu dubbing voicenya. Suatu kemajuan pesat bahwa Ace Attorney Dual Destinies menggunakan Anime sebagai Cut Scenenya dan tentu harus dibarengi dengan dubbing voice,namun ada beberapa hal yang saya sayangkan dari dubbing voice ini. Yang paling saya sayangkan adalah suara “Objection!”” dari Simon Blackquill. Suaranya terdengar lebih lemah dan kurang berkarakter dibandingkan dengan suara “SILENCE!”-nya. Seharusnya karakter seperti Simon yang gelap dan misterius itu mempunyai suara karakter yang kuat. Kemudian kekurangan lain bagi saya adalah,dikitnya kemunculan fitur fitur unik dari game game sebelumnya,misalnya Psyche Lock,lalu Perceive. Diantara dua itu,Perceivelah yang paling sering digunakan. Dikarenakan adanya Mood Matrix,sehingga fitur unik seperti Psyche Lock dan Perceive jarang digunakan,padahal menurut saya jika fitur tersebut banyak atau sering digunakan dibeberapa kasus,maka akan lebih unik dan menantang. Selanjtunya,hal yang juga membuat game ini berbeda dari game sebelumnya adalah game ini mempunyai fitur DLC yang memungkinkan adanya beberapa kasus versi DLC

Keseluruhan,Ace Attorney Dual Destinies pastinya game yang cocok untuk para fans game ini dan tentunya untuk para pendatang baru di game ini tidak usah khawatir karena ada beberapa bagian yang diceritakan mengenai masa lalu Phoenix Wright dan karakter karakter lainnya yang berasa dari game sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s